|
Pelaksanaan dan Tindak Lanjut “The 2nd Meeting on Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, Bangkok, 14-16 Oktober 2009 Hasil “Laporan Pelaksanaan dan Tindak Lanjut “The 2nd Meeting on Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, Bangkok, 14-16 Oktober 2009, yaitu: Pertemuan “The 2nd Meeting on Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, dihadiri oleh 31 orang delegasi dari Indonesia, yaitu Direktur Akademik, Dikti, Dekan Fakultas Pertanian, Ekonomi, Bahasa dan Seni, Pariwisata, dari IPB, UNSRI, UNEJ, UGM, UNS, UNAND, UNHAS, Univ. Jambi, USU, UPI, UBINUS, UI, Univ. Achmad Dahlan, Univ. Maranatha, Rektor ISI Denpasar, 5 (lima) Universitas dari Thailand, 6 (enam) Universitas dari Malaysia, Direktur SEAMEO RIHED, Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, dan Komisi Pendidikan Tinggi Thailand. Pertemuan dibuka oleh Prof. Dr. Supachai Yavaprabhas, Direktur SEAMEO RIHED, Presentasi dari Asst. Prof. Voravan Limtong, Executive Director UMAP, dilanjutkan dengan Dr. Illah Sailah, Direktur Akademik, Dikti, Prof. Hassan Basri, wakil dari Malaysia, Dr. Syed Alwee Alsagoff, Direktur Education Marketing, Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, serta Dr. Chantavit Sujatanond, Deputy Sesjen Komisi Pendidikan Tinggi Thailand. Tujuan pertemuan adalah (a) menyiapkan mahasiswa untuk mengikuti program Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand dari 5 (lima) bidang ilmu, (b) meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kerjasama antar Universitas di 3 (tiga) negara, (c) mempercepat proses World Class University (WCU), (d) meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di perguruan tinggi se ASEAN, serta (e) mempersiapkan Indonesia dalam ASEAN Community 2015, Kegiatan selama pertemuan meliputi (a) presentasi dari Direktur SEAMEO RIHED, (b) presentasi dari UMAP, (c) presentasi dari Direktur Akademik Dikti dan delegasi dari Malaysia, (d) presentasi dari Komisi Pendidikan Tinggi Thailand, (e) membuat action plan untuk mobility dan transfer kredit mahasiswa S1 dari 5 (lima) bidang ilmu di Malaysia-Indonesia-Thailand, (e) menyiapkan jumlah mahasiswa yang akan mengikuti program mobility dan transfer kredit mahasiswa S1 dari 5 (lima) bidang ilmu di Malaysia-Indonesia-Thailand pada awal tahun 2010, serta (f) membuat komitmen dan kesapakatan bersama untuk mensukseskan program pilot project ini. Program yang dikembangkan untuk pilot project “Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, meliputi: (a) Agriculture, (b) Language and Culture, (c) Hospitality and Tourisms, (d) International Business, dan (e) Food Science and Technology untuk program mahasiswa S1. Beasiswa yang akan disiapkan untuk program ini berasal dari beasiswa Dharmasiswa, Beasiswa Unggulan BPKLN, serta Beasiswa Dikti, Depdiknas untuk tahun 2010. Tindak lanjut aktifitas pertemuan “The 2nd Meeting on Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, adalah (a) Mengadakan pertemuan “The 3rd Meeting on Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand”, di DIKTI, Jakarta pada tanggal 7-9 Nopember 2009, serta (b) menyiapkan untuk di launching pada SEAMEC Conference di Cebu, Philiphina, 23-25 Januari 2010 mendatang oleh 3 (tiga) Menteri Pendidikan dari Indonesia-Malaysia-Thailand. Kesimpulan dan Pengamatan Komitmen yang sangat kuat telah terjalin antara Pendidikan Tinggi Indonesia-Malaysia-Thailand dalam mensukseskan pilot project Student Mobility and Credit Transfer Programme pada 5 (lima) bidang ilmu di Malaysia-Indonesia-Thailand tahun 2010. Bapak Dubes RI untuk Kerajaan Thailand sangat mendukung dan memfasilitasi program Student Mobility and Credit Transfer Programme in Malaysia-Indonesia-Thailand dalam proses persiapan dan pelaksanaannya. Kegiatan yang sangat positif untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa S1 atau bachelor se ASEAN serta mempercepat proses ASEAN Community 2015
|